SANDARAN HIBA

Tiap detik tangan ini mencari
Menaip namamu di papan kekunci
Sedari dulu hingga kini
Namun tadi, baruku temui.

Kukira gembira tapi hiba hujungnya.
Penantian pengharapan hancur kecewa.
Dakapan kasih tinggal gulana.
Apakan daya dirinya telah tiada.

Ku ingin memanggil gelarannya
Ku ingin menyahut panggilannya
Suara nyaring tak sempat ku dengarinya
Hanya ratapan tak terbanding kesalnya

walaupun tidak bertentang mata
gambarnya ku dakap dibawa lena
tiada dakapan diakhir nyawa
hanya kasih bersemadi dijiwa

 memang takdir bukan didunia ini
moga kita ditemukan nanti difirdausi
dakaplah aku anakmu ini
sungguh aku dahagakan kasihmu di sisi.

pergilah kau dengan tenang
ku redhai walau tubir mata bergenang
pandang diriku wajahmu terbayang
cukup tahu dirimu kusayang.

written by : tansop
16 January 2017

No comments: