Aku menyangkakan kitakan bersama untuk selamanya.
Ternyata ku salah, kau pergi meninggalkanku.
Aku tak percaya apa yang terjadi, engkau telah pergi.
Kita telah berjanji untuk tetap bersama sehidup semati.
Hingga kau kembali, akan ku menanti.
Hingga kau kembali, derita kan henti.
Saat kau pergi, tinggal lah aku tak mampu bernafas lagi.
Oh sampai bila, ku harus menanti ?
Sampai bila, ku terus menangis ?
Derita ini, sakitku ini terlalu pedih bagiku.
Oh sampai bila...
Disaat kau pergi, pernahkah kau fikir apa akan terjadi?
Bodohkah diriku tidak lagi mampu menghalang kau pergi ?
Hatiku ini hanya untuk kamu.
Air mataku hanya untuk kamu.
Walau setahun, seribu tahun kau akan tetap ku nanti.
Hingga kau kembali...
-tansop-